Keanekaragaman Jenis Makrofungi di Kawasan Wisata Danau Biru Karang Sidemen Kabupaten Lombok Tengah

Penulis

  • Muhamad Arju Gupron Tadris IPA Biologi, Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Penulis
  • Eka Cahyani Tadris IPA Biologi, Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Penulis
  • Ulfiah Fauziah Tadris IPA Biologi, Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Penulis
  • Laela Najmi Tadris IPA Biologi, Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Penulis
  • Firman Ali Rahman Tadris IPA Biologi, Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Penulis
  • Leny Fitriah Program Studi Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71024/visioedusains.2026.v2i1.52

Kata Kunci:

Basidiomycota, fungi, keanekaragaman, eksositem danau

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keanekaragaman jamur makroskopis di Kawasan Wisata Danau Biru Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif metode transek dan plot berukuran 5 × 4 m untuk menginventarisasi vegetasi di Kawasan Wisata Danau Biru Karang Sidemen, Lombok Tengah, melalui pencatatan langsung dan identifikasi spesies berbantuan Google Lens. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H'), indeks kemerataan (E), dan indeks kekayaan jenis (Margalef). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur yang ditemukan termasuk dalam Divisi Basidiomycota, dengan famili dominan Polyporaceae, Pleurotaceae, dan Stereaceae. Sebanyak 10 spesies ditemukan, dengan total 41 individu yang tersebar pada berbagai substrat seperti serasah, tanah, dan kayu.. Hasil analisis menunjukkan indeks keanekaragaman H' = 2.228, yang mengindikasikan keberagaman yang cukup tinggi di kawasan ini. Keanekaragaman jamur yang ditemukan mencerminkan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan fungi, dengan suhu sekitar 22-35oC dan kelembapan tanah 70-90%. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa spesies jamur yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pangan dan obat. Kesimpulannya, Kawasan Wisata Danau Biru Karang Sidemen memiliki ekosistem yang kaya akan keanekaragaman jamur makroskopis yang penting bagi ekosistem hutan dan potensi konservasi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Afifah, N., Permata, D., & Fadhilah, R. (2021). Reproduksi Fungi dan Aplikasinya dalam Bidang Bioteknologi. Jurnal Mikrobiologi Indonesia, 8(2), 45–53.

Christita, M., Arini, D. I. D., Kinho, J., Halawane, J. E., Kafiar, J., & Diwi, M. S. (2017). Keragaman dan Potensi Makrofungi di Obyek Ekowisata Kaki Dian, Gunung Klabat-Minahasa Utara. Jurnal Mikologi Indonesia, 1(2), 45–56.

Darwis, W., Merisya, Y., & Supriati, R. (2009). Identifikasi jamur Tricholomataceae dari hutan dan sekitar Pajar Bulan. GRADIEN, 1-6.

Fernando, K., Yusran, R., Rahmawati, A. R., & Wulandari, R. (2024). Keanekaragaman Jenis Jamur Makroskopis pada Hutan Sekunder dan Lahan Agroforestry di Desa Tongoa Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Forestsains: Jurnal Ilmuwan dan Praktisi Kehutanan, 22(1), 87–93.

Handayani, L., & Nugroho, E. (2022). Patogenitas Jamur terhadap Tanaman dan Dampaknya pada Produksi Pertanian. AgroLife Journal, 6(3), 87–94.

Hasanuddin, H. (2018). Jenis Jamur Kayu Makroskopis Sebagai Media Pembelajaran Biologi (Studi di TNGL Blangjerango Kabupaten Gayo Lues). BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan, 2(1), 38-52.

Hibbett, D. S., et al. (2007). A higher-level phylogenetic classification of the Fungi. Mycological Research, 111(5), 509–547.

Lestari, I. D. (2023). Identifikasi Keanekaragaman Jenis Fungi Makroskopis di Kawasan Hutan Liang Bukal, Moyo Hulu, Sumbawa. Jurnal Kependidikan, 7(2), 8–18.

Lingga, R., Putri, J. E., & Helmi, H. (2021). Keanekaragaman Jamur Makroskopik di Hutan Wisata Desa Tiang Tarah, Kabupaten Bangka. Bioma: Jurnal Ilmiah Biologi, 10(1), 1–8.

Mardin, H., Hasan, A. M., & Uno, W. D. (2021). Keanekaragaman Jamur Basidiomycota di Danau Perintis Provinsi Gorontalo. Journal of Natural Sciences, 4(2), 89–97.

Marpaung, D. (2017). Identifikasi Jamur Basidiomycota di Taman Nasional Batang Gadis. Jurnal Eksakta: Berkala Ilmiah Bidang MIPA, 18(1), 13–20.

Mayra, M. T., Chan, C., Abdurrahman, N. H., & Putra, I. P. (2024). Ganoderma Diversity and Its Interactions with Hosts and Neighbouring Insects in Gunung Walat Educational Forest. Jurnal Biodjati, 9(2), 123–130.

Nabila, A. F., & Handayani, D. (2024). Keanekaragaman Jamur Makroskopis di Kawasan Pemukiman Kelurahan Bukit Gado Gado, Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 16426–16437.

Naranjo-Ortiz, M. A., & Gabaldón, T. (2019). Fungal evolution: diversity, taxonomy and phylogeny of the Fungi. Biological Reviews, 94(6), 2101–2137.

Nurhikmawati, N., Yulianti, D., & Supardan, D. (2021). MycoFun: Aplikasi Android Keanekaragaman Jamur Makroskopis di Jalur Curug Cibeureum Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 8(1), 102–110.

Panjaitan, D., Wardhana, V. W., & Febiolasari, S. D. (2022). Keanekaragaman Jamur Makroskopis di Kawasan Hutan Universitas Palangka Raya. Jurnal Konversi Energi dan Lingkungan, 3(1), 70–77.

Prasetyaningsih, E., Susilowati, D. N., & Sulistyaningsih, E. (2019). Peran Mikroorganisme dalam Dekomposisi dan Daur Ulang Unsur Hara. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 62–70.

Putri, J. E., Lingga, R., & Helmi, H. (2023). Keanekaragaman Jenis dan Pemanfaatan Jamur Makroskopis di Taman Hutan Raya Bukit Mangkol Desa Teru, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Bios Logos, 14(3), 45–56.

Richards, T. A., Leonard, G., & Wideman, J. G. (2017). What Defines the “Kingdom” Fungi? Microbiology Spectrum, 5(3).

Sari, D. P., Hidayati, N., & Maulida, S. (2020). Potensi Fungi dalam Industri Pangan dan Farmasi: Tinjauan Literatur. Jurnal Bioteknologi Terapan, 4(1), 34–40.

Solle, H., Klau, F., & Nuhamara, S. T. (2018). Keanekaragaman Jamur di Cagar Alam Gunung Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 2(3), 105–110.

Zulpitasari, M., Ekyastuti, W., & Oramahi, HA. (2019). Keanekaragaman jenis jamur makroskopis di bukit wangkang desa sungai ambawang kabupaten kubu raya. Jurnal Hutan Lestari. 7(3), 1147-1157.

Diterbitkan

2025-02-05

Cara Mengutip

Keanekaragaman Jenis Makrofungi di Kawasan Wisata Danau Biru Karang Sidemen Kabupaten Lombok Tengah. (2025). Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sains: Visioedusains, 2(1), 8-17. https://doi.org/10.71024/visioedusains.2026.v2i1.52