Analisis Daya Tetas dan Rentang Periode Waktu Penetasan Cumi-Cumi (Loligo sp.) Pada Salinitas Berbeda
DOI:
https://doi.org/10.71024/visioedusains.2026.v2i2.87Keywords:
Loligo sp., Salinity, hatching rate, hatching timeAbstract
Salinitas merupakan faktor lingkungan yang berperan penting dalam keberhasilan embriogenesis dan penetasan telur cumi-cumi (Loligo sp.) yang dapat memengaruhi keseimbangan osmotik, metabolisme, dan perkembangan embrio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan salinitas terhadap daya tetas, rentang periode waktu penetasan, rerata waktu penetasan, dan kelangsungan hidup larva, serta menentukan salinitas optimum untuk penetasan telur cumi-cumi (Loligo sp.). Penelitian dilaksanakan pada November–Desember 2025 di Hatchery Perikanan SMK Negeri 1 Alas, Kabupaten Sumbawa, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan salinitas (26, 29, 32, dan 35 ppt) serta tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi perkembangan embrio, daya tetas, rentang periode waktu penetasan, rerata waktu penetasan, kelangsungan hidup larva, dan kualitas air. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan analisis ragam (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan salinitas memengaruhi laju perkembangan embrio dan rerata waktu penetasan. Salinitas 32 ppt menghasilkan rerata waktu penetasan tercepat (15,06 hari), sedangkan 26 ppt menghasilkan waktu penetasan paling lama (17,59 hari). Daya tetas tertinggi diperoleh pada salinitas 29 ppt (100%), sementara salinitas 26 ppt dan 35 ppt masing-masing menghasilkan daya tetas sebesar 93,33%. Rentang periode penetasan paling seragam diperoleh pada salinitas 29 ppt. Secara keseluruhan, kisaran salinitas 29–32 ppt merupakan kondisi yang paling sesuai untuk mendukung embriogenesis dan penetasan telur cumi-cumi (Loligo sp.), dengan salinitas 29 ppt sebagai perlakuan optimum berdasarkan tingginya daya tetas dan keseragaman waktu penetasan.
Downloads
References
Aguilera, V. M., Sepúlveda, F., von Dassow, P., Gaitán-Espita, J. D., Mesas, A., & Vargas, C. A. (2023). Skala lokal kondisi pH rendah yang ekstrem dan perbedaan genetik membentuk variasi fenotipik dalam spesies yang berdampingan secara luas. Perbatasan dalam Ilmu Kelautan, 10, 1221132. https://doi.org/10.3389/fmars.2023.1221132
Aliyas, A., Ndobe, S., &Raihani. 2015. Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis sp.) yang dipelihara pada media bersalinitas. Jurnal Sains dan Teknologi, 5(1), 20-27.
Anggoro, S., Indarjo, A., Salim, G., Handayani, K. R., Ransangan, J., Ibrahim, A. J., & Firdaus, M. (2021). Biologi perikanan dan kelautan di Indonesia. Syiah Kuala University Press.
Aprilia, R. (2021). Analisis Akuntansi Aset Biologis pada PT. Charoen Pokphand Jaya Farm Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau), Pekanbaru.
Aras, M. (2008). Uji Coba Pemasangan Atraktor Cumi-Cumi di Perairan Pulau Pute Flanging Kabupaten Barru. Lutjanus: Bulletin Politeknik Pertanian Bidang Perikanan, (14), 1-12.
Arrokhman, S., Abdulgani, N., & Hidayati, D. (2012). Survival Rate Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii) dalam Media Pemeliharaan Menggunakan Rekayasa Salinitas. Jurnal Sains dan Seni ITS, 1(1), E32-E35. https://doi.org/10.12962/j23373520.v1i1.1126
Asandri, A. L., Liviawaty, E., Buwono, I. D., & Junianto, J. (2022). Analisis Pengaruh Yogurt Terhadap Umur Simpan Cumi-Cumi (Loligo sp.) yang Disimpan Pada Suhu Chilling. Akuatika Indonesia, 7(1), 28-33. https://doi.org/10.24198/jaki.v7i1.35826
Bardach, J. E., Ryther, J. H., & McLarney, W. O. (1972). Aquaculture: The Farming and Husbandry of Freshwater and Marine Organisms. Wiley-Interscience. 1(1), 896. https://doi.org/10.1086/408935
Baskoro, M. S., Sondita, M. F. A., Yusfiandayani, R., & Syari, I. A. (2017). Efektivitas Bentuk Atraktor Cumi-Cumi Sebagai Media Penempelan Telur Cumi-Cumi (Loligo sp.). Jurnal Kelautan Nasional, 10(3), 177-184. https://doi.org/10.15578/jkn.v10i3.6191
Boyd, C. E. (2015). Water quality (Vols. 223-241). Cham, Switzerland: Springer International Publishing AG.
Carreño-Castilla, A., Hernández-Urcera, J., Gouraguine, A., Guerra, Á., & Cabanellas-Reboredo, M. (2020). Predation behaviour of the European squid (Loligo vulgaris). Journal of Ethology, 38(3), 311-322. https://doi.org/10.1007/s10164-020-00652-4
Deryckere, A., Styfhals, R., Vidal, E. A., Almansa, E., & Seuntjens, E. (2020). A Practical Staging Atlas To Study Embryonic Development of Octopus Vulgaris Under Controlled Laboratory Conditions. BMC Developmental Biology, 20(1), 7. https://doi.org/10.1186/s12861-020-00212-6
Effendi, E. M., Pratama, I., & Subagja, J. (2015). Teknik Inkubasi Telur Menggunakan Sistem tray bertingkat untuk meningkatkan daya tetas telur ikan semah (Tor douronensis). Ekologia: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup, 15(1), 14-21. https://doi.org/10.33751/ekol.v15i1.206
Effendi, H., Mursalin, M., & Sonaji, R. (2021). Dinamika persetujuan lingkungan dalam perspektif Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 dan peraturan turunannya. Journal of Environmental Sustainability Management, 759-787. https://doi.org/10.36813/jplb.5.3.759-787
Elagoz, A. M., Van Dijck, M., Lassnig, M., & Seuntjens, E. (2024). Embryonic development of a centralised brain in coleoid cephalopods, 1919-1, 8. https://doi.org/10.1186/s13064-024-00186-2
Febrianto, A., Simbolon, D., Haluan, J., & Mustaruddin, M. (2017). Pola Musim Penangkapan Cumi-Cumi di Perairan Luar dan Dalam Daerah Penambangan Timah Kabupaten Bangka Selatan (Squid Fishing Seasons Pattern Inside and Outside Waters of Tin Mining Area in South Bangka District). Marine Fisheries, 8(1), 63-71. https://doi.org/10.29244/jmf.8.1.63-71
Fernández-Álvarez, F. Á., Sánchez, G., Deville, D., Taite, M., Villanueva, R., & Allcock, A. L. (2023). Atlantic Oceanic Squids in the “Grey Speciation Zone”. Integrative & Comparative Biology, 63(6), 1214-1225. https://doi.org/10.1093/icb/icad116
Firnanda, T., Indra, I., Putri, I. M., & Robin, R. (2024). Pengamatan Perkembangan Telur Cumi Bangka (Uroteuthis chinensis) dan Modifikasi Pakan Pasca Menetas. Journal of Aquatropica Asia, 9(2), 84-91. https://doi.org/10.33019/joaa.v9i2.5795
Gumohung, S. A., Koniyo, Y., & Lamadi, A. (2024). Pengaruh pemberian Artemia sp. yang diperkaya minyak cumi dengan dosis berbeda terhadap kelangsungan hidup larva udang vaname (Litopenaeus vannamei). Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 55-65. https://doi.org/10.54923/researchreview.v3i1.72
Hastie, L. C., Pierce, G.J., Wang, J., Bruno, I., Moreno, A., Piatkowski, U., & Robin, J. P. (2009). Cephalopods in the North-eastern Atlantic: Species, Biogeography, Ecology, Exploitation and Conservation. Oceanography and Marine Biology. 47 (80), 111–190. https://doi.org/10.1201/9781420094220.ch3
Hu, J., Zhou, C., Zhao, D., Zhang, L., Yang, G., & Chen, W. (2020). A rapid, low-cost deep learning system to classify squid species and evaluate freshness based on digital images. Fisheries Research, 221, 105376. https://doi.org/10.1016/j.fishres.2019.105376
Hulalata, A., Makapedua, D. M., & Paparang, R. W. (2013). Studi Pengolahan Cumi-cumi (Loligo sp.) Asin Kering Dihubungkan dengan Kadar Air dan Tingkat Kesukaan Konsumen. Media Teknologi Hasil Perikanan, 1(1), 26-33. https://doi.org/10.35800/mthp.1.1.2013.4155
Ibáñez, C. M., Riera, R., Leite, T., Díaz-Santana-Iturrios, M., Rosa, R., & Pardo-Gandarillas, M. C. (2021). Stomach content analysis in cephalopods: Past research, current challenges, and future directions. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 31(3), 505–522. https://doi.org/10.1007/s11160-021-09653-z
Jereb, P. M., Vecchione, & Roper, C. F. E. (2010). Cephalopods of the world. An annotated and illustrated catalogue of species known to date. Myopsid and oegopsid squids. FAO Species Catalogue for Fishery Purposes. 4(2), 38–117.
Kulla, O. L. S., Yuliana, E., & Supriyono, E. (2020). Analisis kualitas air dan kualitas lingkungan untuk budidaya ikan di Danau Laimadat, Nusa Tenggara Timur. Pelagicus, 1(3), 135-144. https://doi.org/10.15578/plgc.v1i3.9290
Laptikhovsky, V., Cooke, G., Barrett, C., Lozach, S., MacLeod, E., Oesterwind, D., ... & Power, A. M. (2021). Identification of benthic egg masses and spawning grounds in commercial squid in the English Channel and Celtic Sea: Loligo vulgaris vs L. forbesii. Fisheries Research, 241(1), 106004. https://doi.org/10.1016/j.fishres.2021.106004
Lishchenko, F., Perales-Raya, C., Barrett, C., Oesterwind, D., Power, A. M., Larivain, A., Laptikhovsky, V., Karatza, A., Badouvas, N., Lishchenko, A., & Pierce, G. J. (2021). A review of recent studies on the life history and ecology of European cephalopods with emphasis on species with the greatest commercial fishery and culture potential. Fisheries Research, 236(10), 105847. https://doi.org/10.1016/j.fishres.2020.105847
Pardede, D. E., Devi Febrianti, & R Marwita Sari Putri. (2020). Karakteristik Organoleptik Flavor Alami dari Air Rebusan Kepala Ikan Tongkol (Euthynnus affinis). Jurnal Teknologi Pertanian, 9(2), 43-52. https://doi.org/10.32520/jtp.v9i2.1236
Pirmansa, J. S., Prasetiyono, E., Sari, S. P., Febrianti, D., & Syarif, A. F. (2020). Saya Tetas Telur Cumi-Cumi (Uroteuthis chinensis). Journal of Tropical Marine Science, 3(1), 1-10. https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v3i1.1702
Quispe-Machaca, M., Guzmán-Rivas, F. A., Ibáñez, C. M., & Urzúa, Á. (2021). Intra-individual variability in biochemical constituents and fatty acid composition of adult jumbo squid (Dosidicus gigas) in the southeastern Pacific Ocean. Journal of Sea Research, 174(174), 102082. https://doi.org/10.1016/j.seares.2021.102082
Samudra, N. R., Hartoko, A., & Sulardiono, B. (2016). Hubungan salinitas terhadap perkembangan telur cephalopoda yang didapat pada perairan Pantai Bondo, Kabupaten Jepara. (Doctoral dissertation, Diponegoro University).
Saputra, A., Jusadi, D., Suprayudi, M. A., Supriyono, E., & Sunarno, M. T. D. (2018). Pengaruh frekuensi pemberian Moina sp. sebagai pakan awal pada pemeliharaan larva ikan gabus Channa striata dengan sistem air hijau. Jurnal Riset Akuakultur, 13(3), 239-249. https://doi.org/10.15578/jra.13.3.2018.239-249
Sujana, E., Widjastuti, T., Setiawan, I., & Anang, A. (2018). Karakteristik Hasil Penetasan Puyuh Pedaging Malon dan Jepang Terseleksi Generasi ke Lima. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 18(2), 110-114. https://doi.org/10.24198/jit.v18i2.18287
Takdir, M. (2004 December). Penetasan Telur, Pemeliharaan Larva, dan Biologi Reproduksi Cumi-Cumi, Sepioteuthis lessoniana Lesson. Makalah Falsafah Sains (PPS702) Sekolah Pasca Sarjana / S3. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Triharyuni S., & Puspasari R. (2012). Produksi dan Musim Penangkapan Cumi-Cumi (Loligo sp.) di Perairan Rembang (Jawa Tengah). Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 18 (2). 77-83. https://doi.org/10.15578/jppi.18.2.2012.77-83
Vaught, K. C., Abbott, R. T., & Boss, K. J. (1989). A classification of the living Mollusca. American Malacologists. Melbourne.
Vidal, E. A., & Shea, E. K. (2023). Cephalopod ontogeny and life cycle patterns. Frontiers in Marine Science, 10, 1162735. https://doi.org/10.3389/fmars.2023.1162735
Villanueva, R., Darmaillacq, A. S., Kuba, M. J., Roumbedakis, K., Nabhitabhata, J., Almansa, E., & Voss, G. (2026). Collection, handling and care of cephalopod eggs. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 36(1), 17. https://doi.org/10.1007/s11160-025-10017-0
Wagiyo, K., Tirtadanu, T., & Fauzi, M. (2020). Dinamika populasi dan tingkat pemanfaatan cumi-cumi jamak (Photololigo duvaucelii Orbigny, 1848) di Teluk Jakarta. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 26(4), 233-246. https://doi.org/10.15578/jppi.25.2.2019.79-92
Widiastuti, I. M. (2009). Pertumbuhan dan kelangsungan hidup (survival rate) ikan mas (Cyprinus carpio) yang dipelihara dalam wadah terkontrol dengan kepadatan penebaran yang berbeda. Media Litbang Sulawesi Tengah, 2(2), 126-130.
Williams, T. L., Senft, S. L., Yeo, J., Martín-Martínez, F. J., Kuzirian, A. M., Martin, C. A., & Deravi, L. F. (2019). Dynamic pigmentary and structural coloration within cephalopod chromatophore organs. Nature communications, 10(1), 1004. https://doi.org/10.1038/s41467-019-08891-x
Ԝulandari, D. A. (2018). Morfologi, Klasifikasi, dan Sebaran Cumi-Cumi Famili Loliginidaе. Osеana. 43(2), 48-65. https://doi.org/10.14203/oseana.2018.vol.43no.2.21
Zakroff, C. J., & Mooney, T. A. (2020). Antagonistic Interaction and Clutch-Dependent Sensitivity Induce Variable Responses to Ocean Acidification and Warming in Squid (Doryteuthis pealeii) Embryos and Paralarvae. Frontiers in Physiology, 11, 501. https://doi.org/10.3389/fphys.2020.00501
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Fahrezi, Anita Prihatini Ilyas, Muh. Fahruddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







